Home » » Astaga! Tak Hanya Dirampok, Wanita Hamil Dipaksa Jilat Air Kencing Pelaku

Astaga! Tak Hanya Dirampok, Wanita Hamil Dipaksa Jilat Air Kencing Pelaku

Written By Ridha Illahi on Selasa, 22 Mei 2012 | 13.51

Kuala Lumpur, Benar-benar malang apa yang dialami oleh seorang wanita hamil di Malaysia yang menjadi korban perampokan di rumahnya sendiri. Tidak hanya dirampas harta bendanya, wanita berusia 22 tahun ini juga dipaksa untuk menjilat air kencing salah seorang pelaku.

Saat kejadian, M Yugeswari yang mengandung 9 bulan, ini tengah berada sendirian di rumahnya yang ada di wilayah Sungai Siput, Malaysia. Tiba-tiba datanglah 3 orang pria tak dikenal yang mendobrak masuk ke dalam rumahnya.

Salah seorang pelaku yang mengenakan penutup wajah menyekap Yugeswari. Sedangkan 2 orang pelaku lainnya menyisir bagian dalam rumah untuk mencari benda-benda berharga.

Yugeswari mengakui dirinya sempat muntah akibat mencium bau badan para pelaku, yang menurutnya tidak enak. Tanpa belas kasihan, salah seorang pelaku kemudian menendang perutnya.

Tindak penganiayaan yang dialami Yugeswari tidak berhenti di situ. Seorang pelaku lainnya mengambil telur mentah dari dalam kulkas dan memecahkannya di lantai, kemudian memaksa Yugeswari untuk memakannya.

Semakin parah, pelaku lainnya kencing di lantai dan lantas memaksa Yugeswari untuk menjilat air kencingnya tersebut. Demikian seperti dilansir oleh AsiaOne, Sabtu (19/5/2012).

Usai ketiganya kabur, Yogeswari langsung melapor ke kepolisian setempat. Menurutnya, para perampok tersebut berhasil mengambil uang tunai sebesar 5.000 ringgit (Rp 14,8 juta) dan merampas sejumlah perhiasan yang bernilai hingga 10 ribu ringgit (Rp 29,6 juta).

Kepolisian Distrik Sungai Siput menuturkan pihaknya masih dalam penyelidikan kasus ini. Para pelaku hingga saat ini masih dalam pengejaran.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : R Merah
Proudly powered by R Merah
Copyright © 2011. R Merah - All Rights Reserved
Template Design by Raa Pramuja Published by Adam Pramuja