Home » » Saksi Sidang Pembantaian Muslim Bosnia Akui Bunuh 1.000 Orang

Saksi Sidang Pembantaian Muslim Bosnia Akui Bunuh 1.000 Orang

Written By Ridha Illahi on Jumat, 29 Juni 2012 | 06.00

Seorang saksi mata yang juga membantu pembantaian Muslim Bosnia dihadirkan oleh jaksa penuntut dalam pengadilan pemimpin perang Serbia-Bosnia Radovan Karadzic, di depan Mahkamah Kejahatan Internasional untuk bekas negara Yugoslavia. Pada sidang Selasa lalu, saksi mata yang dihadirkan menjelaskan secara rinci bagaimana dirinya membantu pembantaian lebih dari 1.000 Muslim di kota timur Srebrenica pada Juli 1995.

Saksi itu Drazen Erdemovic, asal Kroasia yang ikut dalam perang Serbia Bosnia selama tahun 1992-1995 mengatakan, ia dan tujuh tentara Serbia membunuh antara 1.000 dan 1.200 Muslim di sebuah peternakan di desa Pilica pada pertengahan Juli 1995.

Erdemovic mengatakan, kelompoknya dipimpin ke lokasi eksekusi oleh seorang letnan kolonen dari Serbia yang "tinggi dan gemuk". Namun Erdemovic tidak ingat nama letkol itu dan mengatakan bahwa semua pria Muslim Srebrenica yang ditawan dibawa dengan bus ke desa Pilica untuk dibunuh.

Saksi dan pelaku ini mengatakan, para tawanan menggunakan pakaian sipil, beberapa dari mereka dengan mata tertutup kain dan tangan terikat. Mereka dibawa dalam kelompok-kelompok yang berisi sepuluh orang dan dieksekusi oleh Erdemovic dan anak buahnya.

Sekitar 15 hingga 20 bus berisi tawanan warga Bosnia Muslim tiba di desa Pilice dan dieksekui pada sekitar pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore.

Dalam sidang kemarin, Erdemovic mengatakan ia dan algojo lainnya membuat identitas palsu untuk menyembunyikan identitas mereka. Tapi ia ditangkap di Serbia pada tahun 1996, setelah ia menceritakan pembantaian itu kepada seorang jurnalis Amerika yang dibawa ke pengadilan Den Haag.

Erdemovic mengaku bersalah dan dalam kesepakatan dengan jaksa, ia dijatuhi hukuman hanya lima tahun penjara. Namun ia hanya menjalani empat tahun saja di penjara Norwegia.

Sementara itu terdakwa utama Radovan Karadzic sendiri didakwa dengan sebelas tuduhan genosida (pembunuhan massal), yang dilakukan anak buahnya dibawah komandonya. Dakwaan itu fokus pada pembantaian lebih dari 7.000 Muslim Srebrenica dan pengepungan selama 44 bulan dan pengeboman ibukota Sarajevo.

Karadzic yang bersikukuh tidak bersalah ditangkap di Beograd pada tahun 2008 dan membantah seluruh tuduhan. Alasan Karadzic adalah sangat tidak mungkin dirinya membunuh begitu banyak orang dalam waktu singkat.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : R Merah
Proudly powered by R Merah
Copyright © 2011. R Merah - All Rights Reserved
Template Design by Raa Pramuja Published by Adam Pramuja