Home » » Sejarah Islam di TV Inggris Dipelintir

Sejarah Islam di TV Inggris Dipelintir

Written By R Merah on Kamis, 13 September 2012 | 00.55


sejarah islam di tv inggris
LONDON — Sebuah program televisi terbaru di Inggris tentang sejarah Islam telah memicu kontroversi dan kemarahan umat Muslim karena pengarang program dituding telah mengabaikan bukti-bukti sejarah tentang asal mula ajaran Islam.
Diprakarsai oleh sejarawan Tom Holland, program baru yang berisi sejarah Islam ditayangkan pekan lalu di saluran Channel 4.
Badan Akademi Riset dan Edukasi Islam, Islamic Education and Research Academy menilai bahwa Holland telah mengabaikan dan tidak mempedulikan kekayaan tradisi sejarah Islam.
Program bertajuk “Islam: the Untold Story” menampilkan Tom Holland dengan pakaian bergaya film Indiana Jones, dan tampak berjalan melintasi Semenanjung Arab, berbicara dengan suku Beduin lokal dan memeriksa berbagai artefak sejarah tentang asal mula Islam.
Dari hasil pengamatannya, Tom Holland menyimpulkan bahwa Nabi Muhammad SAW mungkin bukan berasal dari Mekah dan mengklaim bahwa kitab suci Alquran hanya sedikit atau tidak memiliki referensi dengan kota suci umat Muslim itu.
Ia juga mempertanyakan apakah Islam memang benar-benar eksis sebagai ajaran khusus dan masuk akal selama kepemimpinan Nabi Muhammad SAW.
Namun program itu memicu kemarahan publik. Banyak pengguna jejaring sosial Twitter menuding pengarang Inggris itu mencoba menghancurkan sejarah Islam. Banyak juga yang menuduh Holland berpikiran ‘bodoh’ karena menganggap Islam sebagai sebuah agama buatan.
Program ini langsung memicu 500 pengaduan baik terhadap pihak regulator televisi Ofcom dan saluran Channel 4. Ini bukan pertama kalinya ditayangkan program tentang orang Muslim di televisi Inggris yang memicu kontroversi.
Pekan lalu, sebuah serial komedi sitkom produksi BBC, “Citizen Khan’ telah memicu pro dan kontra di kalangan umat Muslim Inggris. Sebagian menilai sitkom itu bertujuan untuk memperbaiki stereotip negatif. Namun sebagian lainnya menuduh acara itu telah menghina dan mempermalukan Islam.
Holland sendiri ngotot mempertahankan argumen dengan menganggap Islam sebagai sebuah subyek penelitian yang sah. Namun Islamic Academy Inggris menuding Holland telah mengabaikan bukti-bukti sejarah yang jelas tentang asal mula ajaran Islam, beberapa di antaranya termasuk di dalam sejarah awal ajaran Kristen pada abad ketujuh.
“Penegasan Tom Holland bahwa tidak ada bukti sejarah tentang asal mula ajaran Islam pada abad ketujuh jelas bukanlah pernyataan yang akurat secara historis. Presentasinya cenderung berat sebelah dalam program itu karena ia mengabaikan pandangan para ahli lain,” demikian pernyataan dari badan akademi Islam ini.
Umat Muslim di Inggris mencapai sekitar 2,5 juta jiwa. Mereka kerap mengeluh tentang kampanye media barat yang mencemarkan citra Islam dan umat Muslim. Sebuah studi terkini yang diselenggarakan pemerintah menunjukkan bahwa berbagai kisah negatif dan tidak seimbang di media massa Inggris telah memburukkan citra minoritas Muslim dan Islam dengna penyebaran berbagai prasangka negatif dan menganggap mereka sebagai musuh dari dalam.
Studi sebelumnya juga menuding media massa dan industri film telah sengaja meningkatkan Islamfobia dan prasangka buruk dengan menggambarkan orang Muslim sebagai orang yang berbahaya dan suka kekerasan.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : R Merah
Proudly powered by R Merah
Copyright © 2011. R Merah - All Rights Reserved
Template Design by Raa Pramuja Published by Adam Pramuja