Home » » YAHWE BERSAING DENGAN DEWA-DEWA LAIN

YAHWE BERSAING DENGAN DEWA-DEWA LAIN

Written By R Merah on Senin, 22 Oktober 2012 | 02.03

Dalam alkitab juga dijelaskan bahwa bangsa israel pernah disuruh untuk memilih antara Yahwe ELOHIM (dewa israel) atau Ammuru ELOHIM (dewa amorit):
(Yosua 24:15)
"Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada Yahwe ELOHIM, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan melayani; ELOHIM bangsa israel {Yahwe ELOHIM} yang kepadanya nenek moyangmu melayani, atau ELOHIM bangsa Amorit {Amurru ELOHIM} yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan melayani Yahwe ELOHIM"
(Hakim 6:10)
"Akulah Yahwe, ELOHIM bangsamu, maka jangan takut dengan ELOHIM bangsa Amorit, yang negerinya kamu diami ini"

Ini menandakan adanya persaingan antar dewa-dewa teritorial, sama halnya dengan persaingan antar bangsa. Masing-masing dewa juga rebutan pengikut. Ini menunjukkan sifat yg sangat "duniawi" khas sifat dewa teritorial

YAHWE & BATAS TERITORIAL
Juga bisa diperhatikan dari sisi sejarah, bahwa ketika bangsa israel berada di tanah Mesir, Yahwe ELOHIM (dewa Yahwe) tidak ikut berada disana, melainkan mengirim Musa sebagai utusannya. Ini menandakan dewa Yahwe saat itu tidak mampu melewati batas teritorial kekuasaan ELOHIM bangsa lain, sehingga harus menggunakan Musa. Saat itu ELOHIM bangsa mesir adalah Neteru ELOHIM (dewa Anunnaki).

SIAPAKAH YAHWE MENURUT YESUS
Dalam kitab Gospel Yudas, Yesus sendiri menyatakan bahwa allah-allah yg disebut di Perjanjian Lama bukanlah Allah/Eloha yg sebenarnya, melainkan adalah dewa ("lesser god")
Dewa disini definisinya adalah entiti spiritual yg lebih superior drpd manusia tapi otoritasnya masih dibawah Tuhan
Dalam Gospel Yudas disebutkan pula bahwa Yesus dikirim sebagai Anak Allah yg sebenarnya, bukan sebagai salah satu dari dewa-dewa seperti Yahwe. Misi dari Yesus adalah menunjukkan bahwa penebusannya bertujuan untuk menghubungkan manusia langsung dengan Tuhan Allah.
Oleh karena itu di Perjanjian Baru sudah tidak ada lagi tertulis kata Yahwe, karena dengan adanya Yesus, manusia sudah bisa mengenal Tuhan tanpa harus melalui dewa-dewa seperti Yahwe.

YAHWE HILANG DI PERJANJIAN BARU
Salah satu bukti bahwa Yahwe bukanlah Tuhan yg esa, adalah tidak disebutkannya nama Yahwe sama sekali di Perjanjian Baru, padahal nama ELOHIM/Aloha/Eloha tetap ada.
(Wahyu 20:11)
"Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia {Eloha}, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya"
Dari ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa yang duduk di Tahta putih jelas bukan Yahwe. Namun Eloha yg esa. Kalau memang Yahwe pasti sudah dituliskan demikian.

Lalu dimanakah Yahwe di Perjanjian Baru? Kemungkinan dia kini hanyalah wujud satu dari tujuh roh bangsa2 yg disebut di ayat berikut ini.
(Wahyu 5:6)
"Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah {Eloha} yang diutus ke seluruh bumi."
Namun karena itu tidak tertulis, maka hanya asumsi saja. Yg jelas nama Yahwe jelas tidak ada tertulis.
Mungkin Yesus & para rasul tahu bahwa tidak relevan membawa dewa teritorial di dalam Perjanjian Baru.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : R Merah
Proudly powered by R Merah
Copyright © 2011. R Merah - All Rights Reserved
Template Design by Raa Pramuja Published by Adam Pramuja