Home » » Demo anti-AS merembet ke Inggris, dikuatirkan timbul pertumpahan darah

Demo anti-AS merembet ke Inggris, dikuatirkan timbul pertumpahan darah

Written By R Merah on Rabu, 21 November 2012 | 04.57

Gelombang protes anti-Amerika yang mengguncang Timur Tengah telah merembet ke London, dan seorang pemula Muslim kuatir akan tercetus kekerasan.
Ratusan warga Muslim berkumpul di luar kedutaan Amerika di London sementara demonstrasi yang diwarnai kekerasan terus terjadi di Timur Tengah memprotes film itu.
 
Seusai sholat Jumat di mesjid Regent's Park, sekitar 200 orang jemaah ikut dalam pawai protes menuju kedutaan Amerika.
 
Mereka membawa poster bertuliskan "Amerika musuh Islam dan Muslim", dan "Islam akan mendominasi dunia".
 
"Jangan diam saja kalau mereka menghina nabimu," kata pemimpin protes itu kepada massa.
 
Protes di London itu tetap tertib, tapi para demonstran membakar bendera Amerika dan Israel di luar kedutaan Amerika.
 
Saiful Islam, jurubicara kelompok yang menamakan diri Pembela Nabi, memperkirakan akan digelar lagi demonstrasi lebih lanjut di Inggris dan Eropa.
 
"Kita semua harus bersatu dalam menyatakan kecaman terhadap tindakan orang-orang ini," katanya kepada ABC.
 
Ia mengatakan, tindak kekerasan yang terjadi --termasuk pembunuhan dutabesar Amerika untuk Libya-- mestinya sudah bisa diperkirakan.
 
Katanya, hal seperti itu jelas akan mencetuskan dan menimbulkan kekerasan.
 
"Saya sama sekali tidak heran. Saya perkirakan akan terjadi lebih banyak pertumpahan darah dan kekerasan, dan itu akan meningkat."
 
Film  Innocence of Muslims yang dibuat dengan biaya kecil itu mencemoohkan Nabi Muhammad dan agama Islam.
 
Seorang pemrotes di London mengatakan, film itu menunjukkan ketidak-tahuan tentang Islam.
 
"Orang-orang yang ikut berpartisipasi dalam film ini agaknya tidak punya bayangan mengenai Nabi Muhammad dan betapa kami mencintainya," katanya.
 
Ia mengatakan yakin akan dilancarkan protes di seluruh dunia, bukan saja di seluruh Eropa.
 
Akan tetapi sebagian Muslim lainnya di London berpendapat protes yang diwarnai kekerasan itu sudah terlalu jauh, dan mengatakan kata-kata hendaknya dilawan dengan kata-kata pula.
 
Seorang warga Muslim yang tidak ikut berdemonstrasi mengecam serangan terhadap kedutaan.
 
Katanya, hal itu bisa menyebabkan kaum Muslim kehilangan dukungan, dan juga tidak memberikan gambaran yang benar mengenai seorang Muslim sejati, yang harusnya beradab.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : R Merah
Proudly powered by R Merah
Copyright © 2011. R Merah - All Rights Reserved
Template Design by Raa Pramuja Published by Adam Pramuja