Home » , » Israel Targetkan Wartawan untuk Bungkam Kejahatan Mereka di Gaza

Israel Targetkan Wartawan untuk Bungkam Kejahatan Mereka di Gaza

Written By R Merah on Senin, 19 November 2012 | 04.06

BETHLEHEM  - Zionis Israel tidak hanya menargetkan warga sipil Palestina segala usia di Jalur Gaza dalam serangan brutalnya, tetapi juga menargetkan para wartawan dan profesional media dengan tujuan membungkam pers yang meliput kekejaman mereka di wilayah terkpung tersebut.
Sebuah kelompok hak asasi wartawan Palestina (MADA) pada hari Ahad (18/11/2012) menuduh Israel menargetkan wartawan untuk membungkam pers di Jalur Gaza, setelah pesawat tempur Israel membom dua gedung media.

MADA mengatakan Israel "berusaha untuk membungkam pers di Gaza dan kejahatan terhadap wartawan tidak boleh dibiarkan begitu saja."

Dalam sebuah pernyataan, kelompok itu mengatakan "mengutuk keras agresi Israel terbaru di Jalur Gaza dan penargetan langsung terhadap sejumlah wartawan dan lembaga media."

Serangan udara Israel menghantam dua markas media di Kota Gaza, termasuk gedung tempat kantor berita Ma'an Gaza, Ahad pagi.

Setidaknya enam wartawan terluka dalam serangan pertama, dan Pusat Palestina untuk Hak Asasi Manusia mengatakan 10 wartawan dan profesional media terluka dalam pemboman tersebut.

MADA, yang berbasis di Ramallah, menyerukan untuk melindungi wartawan dan mengadili para pelaku kejahatan terhadap pers dan kebebasan berekspresi.

"Penghindaran terhadap hukuman atas pasukan pendudukan Israel ... terutama berkaitan dengan kejahatan terhadap empat wartawan yang tewas selama agresi di Gaza pada tahun 2009, memungkinkan pasukan pendudukan tersebut untuk melakukan kejahatan lebih lanjut terhadap jurnalis dan media," kata Mada.

Imad Ifranji, direktur Al-Quds TV di Gaza, mengatakan kepada MADA bahwa Israel menembakkan tiga rudal di departemen film dan editing stasiun TV tersebut dan di lantai 11 dari gedung al-Shawa.

Ifranji menambahkan bahwa "penembakan itu menyebabkan cedera pada semua orang di kantor, selain kerusakan yang signifikan di bagian tersebut, ditambah juga kerusakan pada ambulans yang bergegas ke tempat kejadian untuk membawa yang cedera, dan kerusakan mobil TV. "

Saed Radwan, direktur program di al-Aqsa TV yang berafiliasi dengan Hamas melaporkan bahwa pesawat tempur Israel menargetkan bagian penyiaran di lantai 15 menara Shorouq, di daerah al-Rimal Kota Gaza pada pukul 6:30 pagi.

Serangan itu menyebabkan kerusakan parah dan sebagian besar peralatan dan studio hancur dan "satu roket menembus kantor Produksi Media Palestina di lantai 14, menyebabkan kerusakan".
Keluarga wartawan juga jadi target Israel

Selain wartawan dan profesional media, keluarga dan kerabat wartawan juga telah diserang pada hari-hari sejak Israel melancarkan serangan di Gaza yang telah menewaskan 79 orang sejak Rabu.

Pada hari Jumat pasukan Israel menargetkan rumah Badan fotografer Eropa Ali Ibrahim, mengakibatkan luka-luka pada ayahnya, kakaknya, dan putrinya.

Pada hari yang sama, MADA mengatakan, pasukan Israel menargetkan markas Media Independen di daerah Sheikh Radwan di Jalur Gaza, menghancurkan hampir sepenuhnya bangunan itu.

Dalam kasus yang mendapat liputan luas Rabu, rudal Israel juga membunuh Omar Mashharawi, bayi berusia 11-bulan anak dari karyawan BBC berbahasa Arab Jihad Mashharawi, ketika rumahnya diserang. (by/mn)
Ket: Para wartawan bereaksi setelah serangan udara Israel pada gedung media
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : R Merah
Proudly powered by R Merah
Copyright © 2011. R Merah - All Rights Reserved
Template Design by Raa Pramuja Published by Adam Pramuja