Home » , , » Perbedaan Antara Ilmuwan Islam dan Imuwan Barat

Perbedaan Antara Ilmuwan Islam dan Imuwan Barat

Written By R Merah on Rabu, 19 Desember 2012 | 10.32

Jakarta (SI ONLINE) - Ada perbedaan antara ilmuwan Islam dengan ilmuwan Barat. Bedanya, kata Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Prof Dr Rokhmin Dahuri, ilmuwan Barat sering mendasarkan hipotesisnya dari Al-Quran dan Hadits sedangkan ilmuwan Islam malah jarang membaca apalagi memdasarkan hipotesisnya pada Al Quran dan Hadits.

Demikian diungkapkan Rokhmin Dahuri yang juga merupakan anggota Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI), dalam diskusi "Penataan Iptek Bagi Pembangunan Peradaban Bangsa" di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (19/12/2012).

Ia mengatakan Al Quran surat Ali Imran misalnya, banyak bidang keilmuan yang tersirat dalam surat tersebut seperti merenungkan kejadian alam. Tujuannya, agar umat Islam menguasai teknologi.

"Namun ilmuwan Barat banyak yang tidak jujur dan anehnya kita malah alergi dengan Al Quran dan Hadits," tandasnya.

Fenomena yang terjadi saat ini, kata Rokhmin, ilmuwan Muslim banyak yang menelan mentah-mentah Iptek Barat, padahal kemajuan Iptek yang dilakukan Barat terbukti gagal, berbeda dengan pada saat masa kejayaan Iptek Islam yang terbukti berhasil.

"Kalau Barat berpikirnya bagaimana mematenkan dan menjualnya. Kalau Islam berbeda, ilmu itu harus disebarluaskan tanpa harus dijual," lanjut dia.

Rokhmin juga mendorong agar umat Islam tidak berhenti sebatas dengan pengetahuan yang dimilikinya. Dia yakin kejayaan Iptek sesungguhnya adalah bermanfaat bagi seluruh umat manusia.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : R Merah
Proudly powered by R Merah
Copyright © 2011. R Merah - All Rights Reserved
Template Design by Raa Pramuja Published by Adam Pramuja