Home » , » Di Larang Menikah Akhirnya Sang Pastor Melakukan Sodomi

Di Larang Menikah Akhirnya Sang Pastor Melakukan Sodomi

Written By R Merah on Kamis, 31 Januari 2013 | 09.20

Paus
Kevin Zile asal Forestville, Kota Bristol, Amerika Serikat, masih ingat betul pengalaman pahit 37 tahun lalu. Saat itu, dia masih berusia 12 tahun bersekolah di St. Matthews Church.

Dia biasa membantu menyiapkan makan di rumah pastor Thomas Glynn. "Dia karismatik, ramah, dan semua orang ingin dekat dengan dia," kenang Zile, seperti dilansir surat kabar Connecticut Post, Agustus 2003. "Dia tahu orang-orang penting dan memiliki foto bersama Presiden Kennedy (John Fitzgerald Kennedy) di dinding rumahnya." Pastor Glynn sangat suka pesta dan dia kerap menggelar kesenangan di rumahnya.

Suatu sore, situasi rumah pastor Glynn sangat sepi. Tuan rumah lantas meminta Zile naik ke kamar tidur lantai dua. "Dia sedang berbaring cuma mengenakan celana dalam," ujar Zile. Dia lantas diberi minum koktail dan pingsan. Setelah sadar, pastor Glynn mengatakan Zile telah disodomi.

Zile awalnya tidak tahu apa yang terjadi dengan dirinya. Dia cuma ingat melempar celana dalamnya ke bak sampah, lalu pulang jalan lebih dari 2,5 kilometer. Setiba di rumah, dia tidak menceritakan kejadian itu kepada orang tua.

Malahan, Zile kian akrab dengan Glynn. "Saya berusaha mendapatkan cinta dari pastor Glynn yang tidak saya peroleh dari ayah saya." Glynn kerap merayu dengan memuji betapa istimewanya Zile.

Selama masa kecilnya, Zile mengungkapkan ayahnya cuma sekali mengajak dia makan malam di luar. itu pun cuma di restoran cepat saji McDonalds terdekat. Sedangkan Glynn pernah mengajak dia ke Kota New York dan makan di rumah makan mewah. "Dia membuat saya merasa istimewa," ujar Zile.

Pada 1968, Glynn dipindah ke Gereja Trinitas Suci, Wallingford. Zile mengunjungi kekasih haramnya itu saban akhir pekan. Setahun kemjudian, orang tuanya mengizinkan dia menginap di kediaman Glynn selama libur musim panas. Sodomi pun menjadi rutinitas buat keduanya. Hingga Glynn dipindah ke Gereja St. Claire, East heaven, Zile setia melawat.

Pada libur musim panas 1971, Glynn mengajak Zile ke pemondokan dua lantai miliknya di sebuah pantai di East Heaven. Keduanya akan mempersiapkan pesta. "Saya harus tidur di kamar Glynn dan dia menyodomi saya saban kali semua orang sudah pergi tidur," tutur Zile.

Glynn sering megajak Zile bersenang-senang ke sebuah klub malam di New York. Dia membelikan Zile minuman beralkohol dan memaksa dia menenggak hingga mabuk. Semua berakhir dengan sodomi oleh Glynn dan rekan-rekannya hingga Zile pingsan. perbuatan kaum Nabi Luth itu dilakoni di mobil atau hotel. Pelecehan seksual itu dia peroleh hingga tamat SMP. "Saya menjadi pecandu alkohol, minum dan mengkonsumsi obat terlarang saban hari, namun semua itu malah membantu saya melupakan kenangan pahit itu."

Sampai satu hari Glynn menelepon. Zile mengancam akan membunuh pastor bejat itu kalau berani mendatangi dirinya. Zile lantas mengadu kepada orang tua. Sang ayah tidak percaya. Untungnya ibunya percaya dengan pengalaman pahit puyranya itu selama bertahun-tahun. mereka lantas mengadu ke kekuskupan agung. Tapi tidak ada tindak lanjut hingga pastor berlumur dosa itu menemui ajal.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : R Merah
Proudly powered by R Merah
Copyright © 2011. R Merah - All Rights Reserved
Template Design by Raa Pramuja Published by Adam Pramuja