Home » , » Rezim Suriah Eksekusi Puluhan Remaja

Rezim Suriah Eksekusi Puluhan Remaja

Written By R Merah on Jumat, 01 Februari 2013 | 08.33

DAMASKUS - Setidaknya 68 pria yang terdiri dari pemuda dan remaja tewas dieksekusi dengan tembakan di kepala dan leher di kota Aleppo, Suriah. Mayat-mayat tersebut ditemukan di sungai Quweiq, yang memisahkan kota Bustan Al-Qasr kabupaten Ansari di barat daya kota Suriah.

Seperti dilansir AFP, Rabu (30/1), seorang kapten Tentara Suriah, Abu Sada di tempat kejadian mengatakan, sedikitnya 68 mayat telah ditemukan dan masih banyak lagi korban yang harus diseret dari dalam air.

"Sampai sekarang kami telah mengangkut 68 mayat, sebagian dari mereka remaja. Tapi masih ada 100 orang lagi di dalam air dan kami berusaha untuk memulihkan mereka," ujar kapten Abu Sada.

Seorang relawan sambil membantu memuat salah satu mayat di truk mengatakan ,"Kami tidak tahu siapa mereka karena tidak ada ID pada mereka,". Setidaknya 15 mayat sudah diangkut ke dalam truk. Abu Sada mengatakan, mereka akan dibawa ke rumah sakit agar para keluarga dan kerabat dapat mengidentifikasi mereka. "Bagi yang tidak teridentifikasi akan dimakamkan di pemakaman umum," katanya.

Pekan lalu, organisasi aktivis Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) melaporkan lebih dari 100 orang dibantai di kota Homs oleh pasukan rezim pemerintah Suriah. Menurut laporan yang dikutip Reuters, para korban ditembaki, ditikam atau dibakar hingga tewas oleh para tentara Presiden Bashar al-Assad.

Menurut organisasi yang berbasis di Inggris ini, sebanyak 106 tewas terbunuh, termasuk wanita dan anak-anak di wilayah Basatin al-Hasawiya, pinggiran kota Homs, Selasa pekan lalu.

Pembantaian ini terjadi berbarengan harinya dengan dua ledakan di kampus Aleppo yang  menewaskan lebih dari 80 orang. Hal ini akan memperparah kondisi warga di Aleppo yang juga sedang berjuang melawan dingin di musim salju.

Aktivis mengatakan di antara para korban adalah keluarga besar Khazam yang berjumlah 17 orang. Rumah mereka di Basati al-Hasawiya dibom oleh pasukan Suriah. "Organisasi kami telah mempublikasikan nama 14 orang dalam satu keluarga, termasuk tiga anak kecil, dan kami dapat informasi satu keluarga besar terbunuh," ujat Rami Abdelrahman, kepala Syrian Observatory for Human Rights.

Banyaknya korban tewas tidak ayal akan memperpanjang angka kematian yang dirilis PBB beberapa waktu lalu. Menurut laporan PBB, sejak 22 bulan konflik, telah lebih dari 60.000 orang yang tewas.

Pemerintah Assad bergeming dengan tuntutan internasional dan menolak menyerahkan tampuk kekuasaannya pada kehendak rakyat. Dengan dalih menggempur sarang pemberontak, dia dengan bala tentaranya membunuh warga sipil, termasuk anak-anak tidak berdosa. dtc, viv
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : R Merah
Proudly powered by R Merah
Copyright © 2011. R Merah - All Rights Reserved
Template Design by Raa Pramuja Published by Adam Pramuja